DEPOK – Anggota Bengkel Teater WS Rendra melantunkan Tembang si Mbah sebelum keberangkatan jenazah budayawan kelahiran Solo 7 November 1935 ini ke mesjid. Apa makna dari tembang tersebut?

Oppie Andaresta tahu alasannya. Pasalnya, suaminya merupakan anggota Bengkel Teater Rendra sejak tahun 1998.

“Lagu si Mbah itu seperti lagu kulo nuwun, permisi. Mas Willy kalau mengadakan acara, pasti dia nyanyi itu dulu,” kata Oppie saat ditemui di Pemakaman WS Rendra di Bengkel Teater Rendra, Citayam, Depok, Jawa Barat, Jumat (7/8/2009).

Kenangan lain yang terus tersimpan di benak pelantun Single Happy ini adalah ketika ia menjenguk ‘si Burung Merak’ di rumah sakit, bulan Juni lalu. Oppie mengatakan ia sempat bercanda dan dipinta menggunting kuku Rendra.

“Di rumah sakit sempat bongkar tasnya. Dia minta diguntingin kukunya. Saya juga sempat bercanda dengannya selain berdiskusi masalah politik,” pungkas Oppie.

Diketahui, sastrawan WS Rendra mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok sekira pukul 22.00 WIB, Kamis (6/8/2009), atau bertepatan 15 Sya’ban 1430 H.

Pemilik Nama H Wahyu Sulaiman Rendra setelah dirinya memeluk Islam, wafat di malam baik, yakni malam ketika buku catatan amalan selama setahun diangkat ke langit dan diganti dengan buku catatan yang baru.

source : okezone.com