Saya tertarik dengan artikel pada blog seseorang yang mendemonstrasikan software buatannya sendiri yang berdasarkan pengakuannya software tersebut bisa membongkar account facebook. Tidak berfikir panjang saya download saja software tersebut dengan niat ingin mencoba keampuhan software tersebut.

Pada tampilan awalnya saya cukup aneh sehingga saya pun curiga jangan-jangan ini hanya teknik lain dari phising. Karena di sana terdapat form yang harus saya isi, di antaranya form e-mail korban, form e-mail saya sendiri, password email saya, terus server e-mail saya.

Menurut analisis saya berdasarkan kecurigaan saya, software tersebut membantu pembuatnya untuk mendapatkan e-mail dan password saya. Lalu saya coba isikan alamat e-mail palsu saya (alamat e-mail-nya benar2 ada dan password-nya juga benar), lalu saya masukan e-mail sasaran saya (e-mail saya sendiri juga untuk account facebook saya yang asli). Ketika semua form sudah saya lengkapi, lalu saya pun tidak ragu untuk mengeksekusinya.

“Mohon tunggu”, begitu tulisan yang terdapat pada software tersebut setelah saya mengeksekusinya. Lalu muncul tulisan, “account facebook target sudah berhasil dibobol. E-mail dan password target telah berhasil dikirimkan ke e-mail anda”. Dan analisis saya pun mendekati benar, e-mail, password, dan e-mail server yang harus kita isi maksudnya agar software tersebut bisa login ke e-mail server saya.

Dan tanpa fikir panjang lagi saya langsung menuju e-mail saya. Apa yang saya fikirkan ternyata benar, tidak ada e-mail yang berisi account facebook target saya. Saya pun langsung mengganti password e-mail palsu saya. Dan selamatlah e-mail palsu saya.

Dari sini saja saya tahu maksud dari pelaku pembuat software tersebut, software tersebut terhubung ke sebuah server dan akan menuliskan e-mail, password, dan e-mail server saya ke sebuah file yang akan dibuka oleh pembuat software tersebut. Untungnya saya memasukan alamat e-mail palsu, coba kalau saya masukan alamat e-mail asli saya. Pelaku akan me-reset account facebook saya dengan pura-pura sebagai saya yang lupa password saya untuk facebook. Sehingga facebook akan mengirimkan password account facebook saya, ke e-mail saya yang alamat dan password-nya sudah diketahui orang lain.

So, apa yang akan terjadi berikutnya? Saya yakin anda sudah tahu jawabannya.

Saya tidak tahu motif orang ini membobol account facebook orang lain, tapi yang jelas dan saya yakin dia mempunyai maksud yang kurang baik. Tapi sayang sekali kali ini dia gagal.

Well, untuk para pembaca blog saya, agar lebih waspada tentang hal-hal seperti ini. Jangan terbujuk oleh rayuan tooltool seperti ini. Jadi hati-hati, maksud anda berbuat jahat pada orang lain, justru malah anda sendiri yang dijahatin sama orang lain. Maaf saya tidak dapat menampilkan screen shoot dari tool tersebut, namun apabila anda menemui tool seperti yang sudah saya deskripsikan, harap anda berhati-hati. Terima kasih atas kunjungan anda.